Private Cloud Untuk Keamanan Startup

3 min read

Private Cloud untuk Keamanan Startup

Startup saat ini memang menjadi hal yang sangat populer dan diperbincangkan dimana-mana. Pertumbuhan dan perkembangan startup sudah sangat menjamur di Indonesia apalagi di kancah internasional yang notabene startup sudah menjadi suatu kebutuhan. Startup memiliki model bisnis yang berbeda dengan bisnis lainnya. Ia memiliki basis yang lebih inovatif dimana itu berarti bisnis ini memiliki keunikan tersendiri dan tidak ditemukan pada bisnis sebelumnya. Orang yang bergelut di dunia startup rata-rata adalah pemuda yang memiliki kreatifitas tinggi seperti para mahasiswa, siswa SMA dan pekerja muda. Dengan memiliki ide serta rencana yang bagus untuk implementasi berikutnya.

Namun, di awal berdirinya biasanya perusahaan startup tidak memiliki begitu banyak uang serta sumber daya yang kurang berpengalaman. Hal ini wajar, mengingat bisnis startup rata-rata ialah bisnis inovatif yang belum ada sebelumnya sehingga kurangnya acuan untuk menjalani bisnis ini. Segala proses proyek yang ada seperti logistik, infrastrukturnya, pemasarannya serta hal-hal kebutuhan lainnya memang harus dibangun dari awal. Proses-proses tersebut tentunya akan membutuhkan investasi yang tidak sedikit.

Sehingga, banyak sekali startup yang kemudian membuka peluang untuk investor masuk sebagai investor utama. Jika belum menemukan investor tersebut, maka semua keperluan akan dipangkas semaksimal mungkin agar pengeluarannya tidak begitu banyak. Selain masalah keuangan, lokasi dari anggota tim juga menjadi masalah berikutnya. Biasanya startup memiliki anggota tim yang memiliki wilayah domisili yang berbeda sehingga mereka memerlukan sistem yang tidak sedikit untuk mengkoordinasi pekerjaan dari setiap anggota tim. Dengan adanya infrastruktur cloud, maka masalah ini bisa diatasi dengan baik.

Baca juga:  2 Cara Gabung Grup Facebook

Mengapa Harus Infrastruktur Cloud

Anda pasti sudah tahu bukan tentang infrastruktur cloud? Lalu, sebenarnya apa sih manfaat cloud untuk startup? Kali ini kita akan berbagi informasi menarik seputar cloud untuk startup. Meski startup bukanlah bisnis konvensional, namun startup tetap saja memiliki resiko tersendiri. Sebenarnya, banyak sekali laporan yang mengatakan bahwa dalam bisnis startup hanya ada 5% yang bertahan hingga sukses. Pihak-pihak yang terlibat juga memiliki resiko-resiko tertentu yang berbeda mulai dari pendirinya, investornya, pelanggannya hingga para mitranya. Meski begitu, Anda tetap bisa meminimalisir terjadinya resiko besar yang muncul dengan cara melakukan perencanaan serta pendekatan-pendekatan yang masuk akal.

Lalu, dimana infrastruktur cloud berperan? Teknologi yang disebut cloud ini dapat menyelesaikan berbagai masalah startup sekaligus melakukan perlindungan dari resiko yang ada. Berikut ini merupakan masalah yang biasanya dihadapi oleh startup muda:

  • Kurangnya anggaran atau keuangan yang ada
  • Lokasi para anggota tim yang berbeda, beda kota hingga beda Negara
  • Adanya ketidakstabilan yang terjadi pada tim. Hal ini disebabkan resiko tim yang aktif dapat berkembang namun juga dapat pula mengalami penyusutan. Sehingga, perlu diperhatikan sumber dayanya dengan permintaan tim.

Manfaat Komputasi Cloud untuk Startup

Adapun manfaat yang bisa diraih ketika menggunakan komputasi awan ini ialah sebagai berikut:

Anggaran Kecil

Dengan menggunakan sistem cloud, maka startup tidak lagi membutuhkan daya yang khusus atau investasi yang besar. Cloud sangat mudah digunakan serta investasi yang dibutuhkan juga sangat minimum. Hal ini dapat terjadi karena pembayaran yang perlu dilakukan hanyalah pembayaran untuk infrastruktur yang digunakan saja (penggunaan actual sumber daya) serta peningkatan investasi sementara perusahaan Anda sedang bertumbuh. Anda dapat memulai pengembangan startup dengan anggaran yang kecil serta bermanfaat untuk perusahaan Anda yang baru.

Baca juga:  Kelebihan dan Kekurangan Gmail yang Wajib Anda Ketahui

Perlindungan Pada Data

Penyedia cloud secara garis besar akan mengusulkan serangkaian layanan serta teknologi yang akan sangat membantu untuk melindungi data startup Anda. Penyedia cloud rata-rata menyediakan keamanan yang sangat tinggi dengan menempatkan data pada server yang handal serta bisa membackup dan snapshot dengan sangat teratur. Terlebih jika Anda menggunakan layanan cloud seperti private cloud yang memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi serta resource system yang besar. Akses data hanya dapat dilakukan dalam satu organisasi saja sehingga data Anda akan sangat aman.

Kecepatan Tinggi dan Bisa Diandalkan

Penyediaan sumber daya ini memiliki kemudahan yang benar-benar mudah serta memiliki kecepatan yang tinggi. Hanya dengan satu kali klik pada mouse, Anda sudah bisa mendapatkan akses ke sumber daya IT yang baru. Tentunya sangat memangkas waktu bukan? Proses kerja Anda bisa lebih mudah serta lebih cepat dikerjakan. Sehingga organisasi atau perusahaan Anda akan lebih fleksibel.

Jangkauan Luas

Startup bisa menjadi lebih fleksibel serta efisien karena skalanya disesuaikan dengan jumlah sumber daya yang dibutuhkan. Anda hanya membayar sumber daya yang Anda gunakan saja. Ketika Anda memiliki jangkauan yang luas, bisa jadi server Anda akan mengalami gangguan seperti macet atau lemot. Hal ini bisa jadi disebabkan karena kurangnya bandwidth serta sumber daya pada komputasinya. Dengan menggunakan cloud seperti private cloud, masalah ini dapat Anda selesaikan. Infrastruktur cloud dapat melakukan konfigurasi penskalaan yang otomatis sehingga infrastruktur yang Anda miliki dapat tumbuh serta menyusut sesuai dengan beban kerja serta syarat-syaratnya.

Keleluasaan Akses

Anggota tim dapat melakukan akses data proyek dari manapun dan dimanapun. Pekerjaan dapat tetap dilakukan bersama meski anggota tidak berada dalam satu lokasi yang sama. Anda juga bisa melakukan akses dengan menggunakan sistem operasi serta perangkat seluler apa saja. Hal ini sangat membantu karena Anda dapat bekerja ataupun mobile secara bersamaan.

Baca juga:  15 Fitur Gmail yang Jarang Diketahui

Pemilihan Jenis Cloud

Komputasi cloud terdapat tiga jenis yaitu public cloud, private cloud serta hybrid cloud. Penggunaannya sendiri dapat Anda tentukan berdasarkan faktor-fakto tertentu. Adapun faktor-faktor yang harus Anda perhatikan sebelum memilih jenis cloud ialah tentang kasus penggunaan, serta batasan yang ada pada tiap cloud. Hal ini juga sangat tergantung pada jenis penyimpanan data seperti apa yang dibutuhkan serta fitur apa yang diinginkan. Jika perusahaan Anda ialah termasuk perusahaan start up yang baru, maka Anda harus mempertimbangkan pula proposisi nilanya, budget juga harus menjadi perhatian.

Jika startup Anda adalah startup yang memprioritaskan privasi konsumen atau mungkin membutuhkan penyimpanan data yang benar-benar aman dan tidak bisa diakses oleh pihak lain maka Anda perlu menggunakan layanan cloud dengan jenis Private Cloud. Layanan private cloud terkenal sesuai dengan namanya yaitu penggunaannya yang bersifat pribadi sehingga keamanan data menjadi hal yang paling penting.

Terdapat beberapa penyedia jasa komputasi clod dan salah satu penyedia jasa dari layanan private cloud ialah Indonesian Cloud. Segera konversi data digital Anda dengan komputasi cloud dari Indonesian Cloud sehingga pekerjaan Anda menjadi lebih mudah dan cepat dalam pengaksesan dokumen. Bagi Anda yang membutuhkan solusi dari berbagai permasalahan data perusahaan Anda, Anda bisa mengunjungi Indonesian Cloud melalui website. Terdapat banyak solusi serta produk yang ditawarkan untuk Anda demi menyelesaikan berbagai permasalahan di perusahaan Anda.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments